Agroteknologi.umsida.ac.id – Pandemi Covid-19 telah membuka mata banyak pihak bahwa sistem pertanian konvensional yang bergantung pada bahan kimia dan rantai pasok panjang sangat rentan terhadap krisis. Gangguan distribusi pangan, meningkatnya biaya produksi, serta ancaman kesehatan akibat residu kimia mendorong perlunya transformasi sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Dalam konteks era New Normal, pertanian organik hadir sebagai alternatif strategis yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan pangan,...Read More
Agroteknologi.umsida.ac.id – Di tengah pesatnya urbanisasi dan perubahan tata ruang di Sidoarjo, sektor hortikultura lokal dihadapkan pada berbagai tantangan lingkungan. Prof Dr Ir Sutarman MP Dosen Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, menjelaskan bahwa budidaya sayuran masih dapat terus berkembang asalkan diimbangi dengan teknologi, inovasi, serta pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan. Tantangan Hortikultura di Tengah Urbanisasi Dalam wawancara tersebut, Prof Dr Ir Sutarman MP menjelaskan bahwa pengembangan hortikultura di Kabupaten Sidoarjo tidak...Read More
Sektor pertanian Indonesia tengah berada pada persimpangan penting. Di satu sisi, pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional dan sumber penghidupan jutaan masyarakat. Di sisi lain, sektor ini menghadapi tantangan serius berupa perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, rendahnya efisiensi produksi, hingga menurunnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian. Dalam konteks inilah, teknologi pertanian cerdas (smart farming) hadir sebagai solusi strategis yang tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mentransformasi...Read More
Agroteknologi.umsida.ac.id – Tanaman stroberi dikenal sebagai komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi. Rasanya yang manis, kandungan gizinya, serta permintaan pasar yang stabil membuat stroberi banyak dibudidayakan di berbagai daerah dataran tinggi Indonesia. Namun di balik potensi tersebut, petani stroberi menghadapi tantangan besar berupa serangan hama dan penyakit yang kerap berujung pada gagal panen. Masalah utama yang sering muncul bukan hanya serangan organisme pengganggu tanaman, tetapi juga keterbatasan pengetahuan petani dalam mengenali...Read More
Serangan penyakit tular tanah pada tanaman tomat kembali menjadi sorotan para peneliti dan praktisi pertanian. Dua patogen utama, Rhizoctonia solani dan Fusarium oxysporum, diketahui menyebabkan kerugian besar di berbagai sentra produksi tomat, khususnya di wilayah tropis. Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak negatif fungisida kimia, hasil riset menunjukkan bahwa agen hayati lokal seperti Trichoderma spp. dan Pseudomonas fluorescens berpotensi menjadi solusi ramah lingkungan yang efektif dan berkelanjutan. Temuan ini membuka...Read More
Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Nulla vitae elit libero, a pharetra augue. Donec sed odio dui. Etiam porta sem malesuada.