Caption aligned here

Blog Full Right Sidebar With Frame

Agroteknologi.umsida.ac.id – Tim peneliti dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melakukan penelitian tentang inovasi perbanyakan vegetatif mangga menggunakan agen hayati Trichoderma dan ekstrak bawang merah. Hasil riset ini menunjukkan bahwa kedua bahan alami tersebut mampu meningkatkan keberhasilan sambung pucuk bibit mangga, meskipun interaksi keduanya belum menunjukkan sinergi yang signifikan. Pentingnya Perbanyakan Vegetatif Mangga Mangga merupakan komoditas hortikultura yang memiliki prospek cerah untuk konsumsi nasional maupun ekspor. Ketersediaan bibit unggul menjadi kunci...
Read More
Agroteknologi.umsida.ac.id – Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menemukan bahwa ekstrak bawang merah memiliki potensi besar sebagai zat pengatur tumbuh alami pada tanaman. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis kandungan kimia bawang merah menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrophotometry (GCMS) serta menguji efektivitasnya dalam mendukung pertumbuhan sambung pucuk bibit mangga. Bawang Merah sebagai Alternatif Alami Selama ini, petani banyak menggunakan zat pengatur tumbuh sintetis untuk mempercepat perkecambahan, memperkuat batang, maupun meningkatkan pertumbuhan...
Read More
Agroteknologi.umsida.ac.id – Prestasi gemilang kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Husein Qiyamuddin, mahasiswa Program Studi Agroteknologi, berhasil meraih juara 2 pada ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Malang Championship 5 yang digelar di Kota Malang pada 19–20 Juli 2025. Husein mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Saya sangat senang dan bangga dengan diri saya sendiri. Meskipun hanya juara 2, saya sangat bersyukur karena usaha saya telah mendapatkan hasil...
Read More
Agroteknologi.umsida.ac.id – Pakar pertanian Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Intan Rohma Nurmalasari SP MTP, berpendapat bahwa kasus beras oplosan bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk dari sektor pertanian yang menentukan kualitas beras. “Menurut saya, mutu beras yang dihasilkan petani sangat dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu kondisi lahan, varietas padi yang digunakan, dan praktik budidaya yang diterapkan,” ujarnya. Ketiganya saling berkaitan erat dan menentukan kualitas akhir dari beras yang sampai ke tangan...
Read More
Indonesia, sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia, menghadapi tantangan besar dalam menjaga produktivitas padi sebagai bahan pangan utama. Salah satu ancaman utama terhadap produksi padi adalah serangan hama penggerek batang putih (Scirpophaga sp.), yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan dan penurunan hasil panen. Untuk mengatasi masalah ini, para peneliti dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengembangkan pendekatan berbasis agen hayati menggunakan Trichoderma asperellum dan jamur entomopatogen seperti Beauveria bassiana dan...
Read More
1 3 4 5 6 7 13