Aslab Agroteknologi Umsida Pelajari Pengelolaan Laboratorium Pertanian di BRMP Jestro

Agroteknologi.umsida.ac.id – Sebanyak 11 Asisten Laboratorium (Aslab) Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengikuti kunjungan akademik ke BRMP Jestro, Kota Batu, Kamis (20/8/2026).

Didampingi tiga dosen dan seorang laboran, para peserta mempelajari pengelolaan laboratorium serta penerapan teknologi untuk mendukung penelitian pertanian. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prodi Agroteknologi Umsida dalam meningkatkan wawasan, pengalaman, dan kompetensi Aslab.

Rombongan diterima oleh pihak BRMP Jestro sebelum mengikuti rangkaian kunjungan ke sejumlah laboratorium. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat melihat secara langsung fasilitas, prosedur kerja, dan aktivitas penelitian yang selama ini dipelajari melalui perkuliahan maupun praktikum di kampus.

Aslab Agroteknologi Umsida Perluas Pengalaman Belajar

Kepala Program Studi Agroteknologi Umsida Dr M Abror SP MM mengapresiasi kesempatan yang diberikan BRMP Jestro kepada para Aslab. Menurutnya, kunjungan tersebut menghadirkan pengalaman pembelajaran yang berbeda karena mahasiswa dapat mengenal lingkungan laboratorium di sebuah lembaga penelitian pertanian.

Ia menjelaskan bahwa laboratorium memiliki peran penting dalam menunjang pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Karena itu, Aslab tidak hanya dituntut memahami materi praktikum, tetapi juga perlu mengenal tata kelola laboratorium secara lebih luas.

Melalui pengamatan langsung, para peserta diharapkan memahami pemanfaatan fasilitas laboratorium untuk kegiatan pengujian, penelitian, dan pengembangan teknologi pertanian. Pengetahuan tersebut nantinya dapat mereka terapkan ketika mendampingi kegiatan praktikum di lingkungan Prodi Agroteknologi Umsida.

Sementara itu, Kepala Laboratorium BRMP Jestro menyambut baik kunjungan rombongan Umsida. Pihaknya turut memberikan gambaran mengenai fungsi laboratorium dan berbagai kegiatan yang dijalankan untuk mendukung penelitian serta penerapan teknologi pertanian.

Mengenal Kultur Jaringan hingga Penanganan Pascapanen

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan laboratory tour. Laboratorium Kultur Jaringan dan Pemuliaan Tanaman menjadi lokasi pertama yang dikunjungi oleh rombongan.

Di laboratorium tersebut, peserta memperoleh penjelasan tentang teknik kultur jaringan dan pemuliaan tanaman. Keduanya berperan penting dalam proses pengembangan serta perakitan tanaman dengan karakter unggul.

Kunjungan kemudian berlanjut ke Laboratorium Pascapanen. Para Aslab mempelajari berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penanganan dan pengelolaan komoditas setelah dipanen.

Dari sesi tersebut, peserta memahami bahwa kualitas produk pertanian tidak hanya ditentukan selama proses budidaya. Cara penanganan setelah panen juga sangat memengaruhi mutu, masa simpan, dan nilai ekonomi suatu komoditas.

Rombongan selanjutnya mengunjungi Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman. Di sana, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai proses pengamatan, identifikasi, dan pengelolaan organisme pengganggu tanaman.

Mereka juga melihat pemanfaatan fasilitas laboratorium untuk menunjang penelitian dan pengujian terkait hama maupun penyakit tanaman. Selama kunjungan, para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada pendamping dari BRMP Jestro.

Perkuat Kompetensi dan Jejaring Akademik

Kunjungan akademik ini memberikan pemahaman bahwa tugas Aslab tidak sebatas membantu dosen dan mahasiswa selama praktikum. Seorang Aslab juga perlu menguasai prosedur kerja, penggunaan peralatan, pengelolaan fasilitas, keselamatan kerja, serta perkembangan teknologi di bidang pertanian.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendampingan praktikum di laboratorium Agroteknologi Umsida. Para Aslab juga didorong untuk membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada mahasiswa lainnya.

Selain meningkatkan kompetensi, kunjungan ke BRMP Jestro menjadi sarana memperluas jejaring akademik antara perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Interaksi tersebut membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan penelitian dan pengembangan teknologi pertanian di luar kampus.

Melalui kegiatan ini, Prodi Agroteknologi Umsida menegaskan komitmennya dalam memberikan pembelajaran yang aplikatif. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga pengalaman langsung yang dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kompetensi di bidang pertanian berbasis teknologi.